
Anda sudah mengetahui
kisah kaum Nabi Luth? Mereka adalah kaum yang berbuat sewenang-wenang dan
berlebihan serta gemar berbuat dosa dan perilaku yang menyimpang. Rasulullah
Saw memperkuat kisah yang difirmankan Allah tersebut dengan suatu ketentuan
bahwa orang yang melakukan penyimpangan seksual harus mendapat sangsi yang
keras. Beliau sabdakan hal tersebut dalam beberapa hadistnya dan melaknatnya
sebanyak tiga kali.
Allah Swt berfirman tentang kaum Luth yang artinya sebagai berikut :
“Kaum Luth telah mendustakan para rasul. Ketika saudara mereka (Luth) berkata
kepada mereka, ‘Mengapa kalian tidak bertakwa? sesungguhnya aku adalah seorang
Rasul kepercayaan yang diutus kepada kalian. Bertakwalah kepada Allah dan
taatlah kepadaku. Aku sekali-kali tidak meminta upah akan dakwahku ini. Upahku
tidak lain dari Tuhan semesta alam. Mengapa kalian menggauli jenis laki-laki
diantara manusia?kalian tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhan kalian
untuk kalian, bahkan kalian adalah orang-orang yang melampaui batas.’ Mereka
menjawab,’ Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, sungguh kamu
termasuk orang-orang yang akan diusir.’Luth berkata, ‘Sesungguhnya aku amat
benci pada perbuatan kalian.’ Ia berdo’a, ‘ Wahai Tuhanku selamatkan aku dan
keluargaku dari akibat perbuatan yang mereka kerjakan.’ Lalu Kami selamatkan ia
besrta keluarganya kecuali istrinya yang termasuk golongan yang tertinggal
(dibinasakan). Kemudian kami binasakan yang lain,kami turunkan hujan batu
kepada mereka. Amat buruklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi
peringatan itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
bukti-bukti yang nyata, tapi kebnayakan mereka tidak beriman. (QS. As-syu’ara
:160-174)
Mengapa Allah Swt menyandangkan kata fahisyah (perbuatan yang keji) pada
perilaku kaum Luth? Mengapa pula Rasulullah Saw melaknat mereka dan menyuruh
mereka untuk dibunuh? Namun anehnya dimasa sekarang ada orang-orang yang
berusaha melindungi (secara hukum) perilaku mereka yang menyimpang? Atas nama
kebebasan dan HAM mereka membela mati-matian, anehnya ada diantara mereka
orang-orang yang disebut intelektual muslim . Mereka mengatakan itu ungkapan
kasih sayang. Padahal perilaku mereka dapat menimbulkan penyakit yang sangat
mematikan yang dapat menjangkit di masyarakat.
Inilah Hasil Penelitian Terbaru Mengenai Penyimpangan Seksual
Berdasarkan hasil penelitian ilmiah yang dipublikasikan tahun 2008 di salah
satu situs di Amerika serta penelitian-penelitian modern lainnya yang berkaitan
dengan penyakit-penyakit akibat penyimpangan seksual :
Kaum pria yang memiliki kelainan seksual disebut kaum ”homoseksual”. Mereka
tidak merasa jera melakukan sodomi, mereka bahkan melakukanya pada anak-anak
dengan memaksanya untuk disodomi tanpa mempedulikan akibat dan dosa dari
perbuatanya. Dewasa ini semakin banyak saja anak-anak (terutama anak jalanan)
yang menjadi korban praktek sodomi. Akibatnya semakin banyak berkembang di
masyarakat kelompok pria yang lebih suka kepada sesama jenis, karena secara
empiris anak-anak korban sodomi jika sudah dewasa dia akan melakukan (sodomi)
kepada orang lain seperti yang dia alami.
Kajian ini dimulai dari sebuah laporan yang mengekspos sebuah kajian kedokteran
Amerika. Hasilnya adalah pria yang memiliki perilaku penyimpangan seksual lebih
banyak terkena serangan bakteri ganas jenis baru yang menyerang zat antibiotik
yang merupakan komponen dari sistem kekebalan tubuh manusia. Bakteri tersebut
dikenal sebagai bakteri pemakan daging manusia. Kajian tersebut menyebutkan
bahwa proses terjangkitanya kaum homoseksual adalah melalui hubungan seksual
yang menyimpang (sesama jenis) yang dilakukan lebih dari tigabelas kali. Lebih
lanjut, kajian ini menyebutkan bahwa radang yang timbul dari penyakit ini
disebut dengan radang bakteti stapylococcus aureus yang menyerang methicillin
(penisilin semi sintetis). Istilah ini disingkat dengan sebutan bakteri MRSA,
yaitu jenis bakteri yang menyerang hampir semua zat antiboitik di dalam tubuh.
Sejalan dengan hasil kajian di atas, jenis bakteri baru yang pada masa lalu
hanya berada di rumah sakit, ternyata terus menjalar dan menyerang lebih kuat
pada zat-zat antibiotik yang terkenal. Bakteri ini menular pada sekelompok
orang yang rentan sakit dan menyebar melalui hubungan (kontak) langsung.
Dr. Bench Deep, pengkaji dalam bidang ini dan juga seorang peneliti di Pusat Kedokteran
Rumah Sakit San Francisco, mengatakan bahwa penularan bakteri ini biasanya
menimpa kaum homoseksual di beberapa organ tubuh mereka karena adanya
persentuhan dengan kulit lawan saat melakukan penyimpangan hubungan seksual.
Masalah yang dikhawatirkan oleh para dokter adalah jika bakteri ini menyebar
dalam jumlah yang banyak, maka sulit sekali untuk dihentikan.
Penemuan ilmiah ini dipublikasikan oleh sebuah situs khusus anti penyimpangan
seksual atau homoseksual. Yang mengejutkan adalah pada beberapa tahun terakhir,
jumlah orang yang mati di Amerika akibat kuman ini prosentasenya lebih banyak
dibanding orang yang mati akibat virus HIV/AIDS. Dalam tema yang sama, situs
BBC Inggris menyebutkan bahwa beberapa penelitian menunjukan munculnya bakteri
jenis baru yang ganas bernama MRSA.
Bakteri MRSA sangat mematikan dan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit
radang paru-paru akut dan bernanah. Salah satu jenis penyakit paru-paru ini
adalah adanya penggerogotan dan pengerusakan kedua bilik paru-paru oleh bakteri
MRSA.
Bakteri ini juga mengakibatkan seseorang terkena borok yang besar pada
kulitnya. Pada kondisi parah bakteri ini akan mengotori darah dengan racun yang
mematikan.
Salah satu situs di Amerika menyayangkan mengapa tidak ada pihak yang
mengingatkan tentang bahayanya homoseksual terhadap kesehatan. Mereka harus
diisolasi dari komunitas yang lain. WHO menyatakan telah mengucurkan dana
puluhan juta dolar untuk memerangai penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh
penyimpangan seksual, ini dilakukan untuk melindungi mereka yang belum terkena
penyakit. Kita tentu masih ingat berbagai penyakit terkenal (berbahaya) akibat
penyimpangan seksual (HOMOSEKS, LESBIAN, KEBEBASAN SEKSUAL) seperti HIV/AIDS,
GENITAL WARTS, GENITAL HERPERS, CHANCROID, GRANULOMA INGUINALIS, SIPILIS,
GONORRHEA dan penyakit-penyakit lainya yang belum teridentifikasi dan dalam
proses penelitian hingga saat ini.
Seseorang yang memiliki kelainan seksual ketika terkena kanker, kondisi
tubuhnya lebih lemah dibanding dengan orang biasa. Bahkan ada jenis penyakit
kanker yang khusus menimpa mereka, bernama KAPOSI SARKOMA. Anehnya di tengah
gencarnya kajian tentang penyakit tersebut, di California dan Los Angeles
ditemukan banyak pasangan homoseksual dan lesbian.
Mukjizat Hadis Nabi Saw
Tersebarnya penyakit-penyakit akibat hubungan seks bebas (free sex) dan
hubungan seks menyimpang (homoseks dan lesbian) tersebut, tiada lain merupakan
bukti nyata kebenaran prediksi Nabi Saw. Hal tersebut sekaligus merupakan
kemukjizatan Nabi Saw, karena Nabi Saw telah bersabda :
“Perbuatan keji yang dilakukan oleh kaum Luth selalu berakibat laknat bagi
mereka. Mereka akan mendapatkan laknat berupa wabah dan penyakit yang belum
pernah ada pada kaum sebelumnya,”(HR. Al-Hakim)
Mukjizat Kisah Dalam Alquran
Kita mengetahui bagaiman penghinaan kaum Luth dan istrinya kepada Nabi Luth As,
seperti yang di firmankan oleh Allah Swt dalam Alqur’an:
“Kaumnya tidak menjawab kecuali dengan mengatakan, ‘Usirlah mereka(Luth dan
para pengikutnya) dari kotamu ini. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang
pura-pura mensucikan diri.’ “Kemudian Kami elamatkan dia dan
pengikut-pengikutnya kecuali istrinya, karena dia termasuk orang-orang yang
tertinggal (dibinasakan),”. “Dan Kami turunkan kepada mereka hujan batu, maka
perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat dosa itu.” (QS
Al-A’raf: 82-84)
“Kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu. Kami juga telah menyelamatkan
dia dari (azab yang telah menimpa penduduk ) kota yang melakukan perbuatan
keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik.” (QS.
Al-Anbiya:74)
Ada beberapa hikmah yang bisa diambil dari ayat-ayat di atas:
Pertama. Liwath (perilaku homoseksual) atau memasukan kelain ke lubang dubur
(anal sex), merupakan salah satu perbuatan keji. Perilaku ini menyebabkan
penyebaran kuman dan bakteri mematikan dalam jumlah yang lebih besar. Perilaku
ini juga mengakibatkan penyakit kanker. Ini seperti dilansir oleh para dokter
dan ahli dari Barat. Kita juga mengetahui bahwa keluarga Nabi Luth dan para
pengikutnya yang diselamatkan oleh Allah Swt telah mempraktekan ajaran- ajaran
Allah Swt dalam bersuci dan mensucikan diri, mereka mengikuti aturan untuk
mandi, berwudhu, dan tidak menodai ketentuan-ketentuan Allah Swt.
Kedua. Azab yang diturunkan oleh Allah Swt kepada kaum Luth merupakan rahmat
(kasih sayang)Allah bagi seluruh alam. Hal ini sebagaimana kita tahu bahwa
Islam adalah agama yang memprakarsai adanya pengisolasian orang dan daerah yang
terkena penyakit menular (wabah). Kita ingat sabda Rasulullah tentang wabah.
Sayangnya tidak ada pengisolasian pada kaum Luth, seandainya diterapkan pun,
mereka akan tetap melaukan perbuatan keji tersebut. Karenanya, Allah Swt
menurunkan azab berupa hujan batu diatas kepala mereka yang berasal dari tanah
yang terbakar.
Sebuah hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas yang mendengar Rasulullah Saw
bersabda yang artinya: ” Siapa saja dari kalian yang menemukan orang melakukan
perbuatan seperti perbuatan kaum Luth (baca: sodomi), maka bunuhlah orang yang
menggaulinya dan yang digaulinya,” (HR Abu Dawud).
Hadist lainnya yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi Saw bersabda,
yang artinya: “Kepada orang yang melakukan perbuatan seperti perbuatan kaum
Luth (sodomi), maka rajamlah (lemparilah dengan batu) bagian atas dan bawahnya.
Rajamlah semuanya.” (HR. Ibnu Majah)
Anehnya kenapa orang-orang yang mengaku dirinya Muslim (intelektual Muslim)
justru membela orang-orang yang mempraktekan perbuatan kotor ini. Padahal kita
pasti tahu, lubang dubur adalah tempat keluarnya kotoran. Secara alamiah dan
fitrah, kita pasti merasa jijik dengan setiap orang yang melakukan sodomi.
Karenanya berhati-hatilah dan jangan sampai bersalaman dengan orang-orang yang
mengidap perilaku homoseksual. Mengapa? karena kita tidak tahu apa yang dibawa
oleh kulit tangannya. Dikhawatirkan tanganya membawa bakteri dan kuman-kuman
yang sungguh sangat berbahaya.
Sudah semestinya apabila disarankan kepada orang-orang yang terjerumus pada
perbuatan kotor ini agar segera berhenti dan bertobat, sebab perbuatan tersebut
tidak sejalan dengan fitrah manusia yang normal dan dapat mendatangkan akibat
yang sangat buruk di dunia maupun di akhirat.
Belakangan ini kita menyaksikan penyakit-penyakit dan jenis-jenis bakteri yang
belum pernah dikenal sebelumnya. Pada tahun 1981 ditemukan pertama kali virus
HIV/AIDS di San Francisco pada seorang gay. Menurut UNAIDS (badan PBB untuk
penaggulangan AIDS) sampai dengan akhir tahun 1995 jumlah penderita AIDS
seluruh dunia telah mencapai 28 juta jiwa dan 5,8 juta orang telah meninggal
dunia. AIDS telah menjadi kematian paling dominan di Amerika sebagi akibat
prilaku seks bebas dan menyimpang (homoseks dan lesbian). Kita bisa
membayangkan berapa kali lipat jumlah penderita AIDS sekarang ini? Inilah bukti
kebenaran Alqur’an dan ajaran Nabi Saw.
Fakta di atas sekaligus membuktikan kemukjizatan Alqur’an dalam bidang
kedokteran
” Orang-orang yang menyalahi perintah Rasul, hendaklah takut akan ditimpa
cobaan atau azab yang pedih .” (QS. An-Nur : 63)
Naudzubillaahi min dzalik!! Semoga bermanfaat...