Ibu Adalah Pembohong yang Indah

Posted by DIAZ Sunday, September 29, 2013 0 comments
INILAH FAKTA KEBOHONGAN DARI SEORANG IBU, YANG WAJIB DIKETAHUI PUBLIK :

1. Saat makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, "Cepatlah makan, ibu tidak lapar."

2. Waktu makan, Ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "ibu tidak suka daging, makanlah, nak.."

3. Tengah malam saat dia sedang menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata, "Istirahatlah nak, ibu masih belum ngantuk.."

4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, "Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang."

5. Saat anak sudah sukses, menjemput ibunya untuk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, "Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal di sana."

6. Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya akan menangis, tetapi ibu masih bisa tersenyum sambil berkata, "Jangan menangis, ibu tidak apa-apa." Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu. Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu selalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan-diri kita, tetapi beliau tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan- dirinya.

Semoga semua anak di dunia ini, bisa menghargai setiap kebohongan seorang ibu...!! karena beliaulah malaikat nyata yg dikirim ALLAH untuk menjaga kita.. Terimakasih BUNDA...

Baca Selengkapnya ....

Babi Itu Haram

Posted by DIAZ Friday, September 27, 2013 0 comments
Dialog Kyai vs Pastor (Pendeta)

-Oase Iman-

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

”Pak kyai, sebagai non muslim, saya suka bertanya-tanya, Islam itu suka ngada-ngada ya?”, seorang dengan penampilan khas pastor tiba-tiba menghadang kyai, lepas kyai memberikan ceramah.

Kyai : ”Ngada-ngada bagaimana?”, kyai heran@#%?? “Kok bisa-bisanya ada orang tanpa permisi maen nyelonong kaya begitu. Mancing-mancing keributan lagi nih” dalam hati.

Pastor: ”Babi kan diharamkan dalam Islam”, orang itu menangkap ceramah kyai soal keharaman babi. Rupanya orang ini memang punya niat melempar masalah, bukan sekedar mancing-mancing.

Kyai: ”Betul”, kyai menanggapi adem.

Pastor: ”Tapi kok, Allah yang mengharamkan babi, malah nyiptain babi? Ini kan buang-buang energi namanya. Sudah diharamkan, diciptakan juga” orang itu segera menumpahkan isi hatinya.

“Wah, reseh nih orang kata kyai dalam hati”.
Kyai: ”Kan larangan makan babi memang untuk orang Islam”, kyai masih anteng menanggapi tanpa ekspresi.

Pastor: ”Tapi kan yang nyiptain babi tuhannya orang Islam”, orang ini seolah bernafsu menekuk kyai dengan cecaran jurus-jurus silat lidahnya yang masih kelihatan kaku. Mungkin sedang nyoba ilmu.

Kyai: ”Loh, memang tuhan anda tidak bisa bikin babi ya?”, kyai mulai pasang kuda-kuda dan melempar jurus dasar.

Pastor: ”Bisa. Tapi sudah cukup diwakili tuhannya Kyai”, orang itu mampu berkelit.

Kyai: ”Oooo begitu”, kyai mundur sedikit. Otaknya mulai bekerja lebih serius.

Pastor: ”Iya laah, ngapain cape’-cape’ kalo ada yang bisa menyediakan fasilitas”, orang ini semakin mengumbar jurus porovokasi. Pede sekali dia. Saking pedenya, disangkanya dia pasti akan berhasil melumpuhkan otak kyai kampung itu. Dia belum sepenuhnya tahu, kyai memang orang kampung, tapi otaknya seperti lulusan Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Kyai: ”Trus, apa aja yang dibikin tuhan anda”, cling! tiba-tiba lampu bohlam di dalam kepala kyai menyala.

Pastor: ”Banyak laaah”, begitu confident.

Kyai :”Apakah anda diciptakan oleh tuhan anda”, kyai kembali mengeluarkan jurus dasar.

Pastor: ”Ooo pasti. Manusia itu lebih mulia dari apapun. Apalagi dibanding babi. Makanya tuhan saya engga’ menciptakan babi, tapi memilih menciptakan manusia”, orang itu menangkis berlebihan.

Kyai: ”Apakah isteri anda juga diciptakan tuhan anda?”

Pastor: ”Isteri?… ohh, maaf saya tidak menikah”, nah, akhirnya orang itu terperosok.

Kyai: ”Kalo soal nikah atau tidak, itu urusan anda. Maksud saya apakah wanita juga diciptakan tuhan anda?”

Pastor: ”Iya laaaah, wanita juga kan manusia”, tidak disadari, kesalahan besar yg sudah pastor tersebut lakukan.

Kyai: ”Tapi, mengapa sampeyan tidak menikah?” pukulan telak. Kyai memutar balik kata-kata orang itu.

Pastor: ”Dalam agama saya, saya adalah manusia suci dan dalam posisi yang tidak dibolehkan menikah”, pastor itu masih menyimpan sisa-sisa keberaniannya. Dan tetap berkelit…

Kyai: ”Mengapa begitu?”, kyai memancing pastor agar semakin berani.

Pastor: ”Agar saya tetap fokus melayani tuhan”, orang itu makin tersudut, tapi masih belum sadar bahwa ia tersudut.

Kyai: ”Tapi mengapa tuhan anda memciptakan wanita, padahal anda sendiri tidak boleh menikah. Melarang menikahi wanita, malah nyiptain wanita. Ini kan buang-buang energi namanya”, umpan terakhir diberi kyai.

Pastor: ”bukan begitu kyai, itu berlaku hanya untuk saya. Yang laen tidak. Silahkan menikah. Kalo babi kan haram untuk semua orang Islam”

Kyai: ”Lhaa … ya sudah. Babi itu kan haram untuk semua umat Islam saja dan orang orang yang tau mana yang baik dan yg tidak, tidak untuk yg lainnya. Silahkan kalau anda mau makan babi kalo memang doyan. soalnya babinya saja kaga’ protes dijadiin sebagai hewan yang haram, dan jika anda mau bertanya kepada orang yg mengetahui ilmu tentang hewan dan bibit-bibit penyakit Insya Allah anda akan berhenti mengkonsumsi Babi, karna Islam tidak mengharamkan sesuatu melainkan didalam sesuatu tersebut terdapat mudharat (bahaya) yg jauh lebih besar dibanding manfaatnya ^_^”

Wallahu a’lam bishowab”

Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa atuubu Ilaik

(Sumber dari Situs Website Yayasan Islam Baitul Maqdis yang Konsen Anti Pemurtadan dan Bina Mualaf yakni: http://baitul-maqdis.com/ dengan sedikit Editan)

Baca Selengkapnya ....

Setelah Masuk Islam, Muhammad Ali Sadar Ia Bukan “The Greatest”

Posted by DIAZ Thursday, September 26, 2013 0 comments
TAHUN berapapun Anda lahir, jika Anda menggemari tinju, nama Muhammad Ali tak akan pernah asing. Ali, dalam dunia tinju dianggap sebagai sosok besar karena sikap dan prestasinya di atas ring. Namun yang paling membuat ia sangat terkenal adalah karena ia seorang Muslim. Atau tepatnya ketika ia memutuskan menjadi seorang Muslim.
Sebelum masuk Islam, Ali menjuluki dirinya sendiri dengan “The Greatest” karena dia adalah petinju terbaik pada masanya. Bahkan para pengamat olah raga mengakuinya sebagai petinju terbaik abad itu. Sejarah tinju belum pernah mengenal petinju secepat dia. Dia berlaga dengan gesit di atas ring dan memukul KO lawannya, lalu berseru dengan bangga, “Akulah yang terbesar”.
Akan tetapi setelah masuk Islam, dia membuang julukan ini, karena tidak sadar bahwa hanya ada satu yang terbesar di alam semesta ini.
Terlahir dengan nama Casius Mercelus Clay, setelah masuk Islam, ia mengganti namanya menjadi Muhammad Ali Clay.
Berikut adalah paparannya ketika masuk Islam.
“Aku dilahirkan di Kentucky, Amerika Serikat. Daerah yang dikenal dengan ayam goreng khas yang memakai namanya, yang juga terkenal dengan perbedaan etnis yang kental.
Sejak kecil aku sudah merasakan perbedaan perlakuan ini karena aku berkulit coklat. Barangkali hal inilah yang mendorongku untuk belajar tinju agar bisa membalas perlakuan jahat teman-temanku yang berkulit putih. Dan karena aku mempunyai bakat serta otot yang kuat sehingga memudahkan jalanku.
Ketika belum genap berusia 20 tahun, aku sudah memenangkan pertandingan kelas berat di Olimpiade Roma tahun 1960.
Hanya beberapa tahun kemudian aku berhasil merebut juara dunia kelas berat dari Sony Le Stone dalam pertarungan paling pendek, karena hanya beberapa menit aku berhasil menjadi juara dunia. Dan di antara tepuk riuh para pendukung dan kilatan-kilatan alat kamera, aku berdiri didepan jutaan penonton yang mengelilingi ring dan kamera TV Islam, mengucapkan dua kalimat syahadat dan mengganti namaku menjadi Muhammad Ali Clay. Untuk memulai sebuah peperangan baru melawan kebatilan yang menghalangiku mengumumkan ke-Islaman-ku semudah ini.
Kepindahanku ke agama Islam adalah hal yang wajar dan selaras dengan fitrah-fitrah yang Allah ciptakan untuk manusia. Kembaliku ke fitrah kebenaran membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berfikir, ini dimulai tahun 1960, ketika seorang teman muslim menemaniku pergi ke masjid untuk mendengarkan pengajian tentang Islam. Ketika mendengarkan ceramah, aku merasakan panggilan kebenaran memancar dari dalam jiwaku, menyeruku untuk menggapainya, yaitu kebenaran hakikat Allah, agama dan makhluk.
Perjalanan keimananku berlangsung bertahun-bertahun dalam bentuk perbandingan antara Islam dan Masehi, sebutah perjalanan yang berat, karena orang-orang disekitarku menghalangiku, kondisi masyarakatku rusak, kebenaran dan kebatilan bercampur aduk, ditambah lagi dengan doktrin gereja yang menggambarkan keadaan orang-orang muslim yang lemah dan terbelakang yang diakibatkan oleh ajaran Islam itu sendiri.
Tapi Allah memberiku petunjuk, dan menerangi jalan pilihanku sehingga aku dapat membedakan antara realita umat Islam sekarang dengan hakekat Islam yang abadi. Aku meyakini bahwa Islam membawa kebahagiaan untuk semua orang. Tidak membeda-bedakan warna kulit, etnis dan ras, semuanya sama dihadapan Allah azza wa jalla. Yang paling utama di sisi Tuhan mereka adalah yang paling bertakwa. Aku meyakini sedang berada didepan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.
Aku membandingkan ajaran Trinitas dengan ajaran Tauhid dalam Islam. Aku merasa bahwa Islam lebih rasional. Karena tidak mungkin tiga Tuhan mengatur satu alam dengan rapih seperti ini. Ini suatu hal yang mustahil terjadi dan tak akan memuaskan orang yang berakal dan mau berpikir.
Aku merasakan betapa orang-orang Islam menghormati Isa A.S. dan ibunya. Menempatkan mereka pada kedudukan yang sama. Ini hanya ada dalam Islam atau ajaran Nasrani yang masih murni, adapun yang diucapkan para pendeta dan pastur adalah kebohongan belaka.
Aku membaca terjemahan Al-Qur’an dan akupun bertambah yakin bahwa Islam adalah agama yang hak yang tidak mungkin dibuat oleh manusia. Aku mencoba bergabung dengan komunitas muslim dan aku mendapati mereka dengan perangai yang baik, toleransi dan saling membimbing. Hal ini tidak aku dapatkan selama bergaul dengan orang-orang Nasrani yang hanya melihat warna kulitku dan bukan kepribadianku.” [islampos]

Baca Selengkapnya ....

KEDUSTAAN TENTANG "JIHAD NIKAH"

Posted by DIAZ Monday, September 23, 2013 0 comments
PENTING!!! BACA DAN SEBARKAN!!!

Media-media yang berafliasi ke Rezim Suriah atauy media resmi Suriah kemudian sampai detik ini masih terus merekayasa tentang berita "Jihad Nikah" di Suriah, khususnya jaringan yang mengirimkan gadis-gadis Tunisia untuk melakukan "Jihad Nikah".

Di sini kami jelaskan tentang maksud dari Jihad Nikah. Pertama, dan ini yang selalu digembar-gemborkan oleh media afiliasi Rezim Suriah, "Jihad Nikah" yang dimaksud adalah nikah yang dilakukan dalam waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan biologis para pejuang oposisi Suriah yang sepanjang waktu revolusi tidak dapat memenuhi kebutuhan itu. Maka dari itu Kami Katakatan:

1. "Jihad Nikah" yang seperti ini pertama dimunculkan dan disandarkan kepada fatwa Syaikh Muhammad Al-'Arifi. Dan itu adalah dusta dan telah dibantah oleh beliau sendiri.http://www.babnet.net/festivaldetail-61107.asp

2. Bahwa "Jihad Nikah" yang mereka suarakan dan tuduhkan kepada mujahidin adalah Nikah yang menyerupai Nikah Mut'ah yang diyakini oleh Ahlussunnah keharamannya secara ijma'. Dan nikah model ini hanya ada dan dimuliakan oleh agama Syiah Imamiyah.

3. Para Imam Tunisia telah membantah keberadaan gadis-gadis Tunisia yang pergi untuk melaksanakan "Jihad Nikah". Mereka mengatakan dalam prinsip Ahlussunnah nikah semacam itu sama dengan mut'ah dan diharamkan. http://moheet.com/news/newdetails/631886/1/أئمة-لا-وجود-لشبكات-ترسل-تونسيات-لـجهاد-.html#.Uj98KH-YyIc

4. Dalam rangka membenarkan opini tersebut, Media yang berafiliasi kepada Rezim Thoghut Suriah mencomot foto mujahidah chechnya, mujahidah Suriah dan membuat "film wawancara" dengan "artis" korban "Nikah" tersebut untuk meyakinkan adanya nikah semacam itu. Wa makaru wamakarallah wallahu khoirul makirin.

5. Rekan kami telah memosting tentang Tahridh (menyemangati) dari Muqtadaa Ash-Shadr (ulama milisi syiah Irak) untuk MUT'AH JAMA'I bagi Jaysul Mahdi dqan pahala besar bagi gadis yang memut'ahkan tubuhkan kepada Jaysul Mahdi. http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2013/05/29/24869/fatwa-muqtada-ashshadr-soal-mutah-jamaah-milisi-syiah-jaisy-almahdi/

Kedua, Makna yang dimaksud dengan Jihad Nikah adalah Seseorang berjihad kemudian ia menikah untuk menjaga kesucian dan memperbanyak keturunan yang didambakan menjadi pejuang Islam. Ini jauh maknanya dari yang digembar-gemborkan. Nikah seperti inilah yang berkah dan sangat dianjurkan. Dan hal ini pun terjadi di medan Jihad Suriah. Di mana anak warga Suriah nikah dengan pejuang Suriah. Dokter relawan (wanita) nikah dengan pejuang FSA. 

Dan yang ada adalah wanita-wanita yang meyakini bahwa Jihad sekarang -dengan berbagai asbabnya- adalah Fardhu 'Ain. Mereka membentuk katibah melawan tentara thoghut Bashar yang telah merampas kehormatan saudari-saudari mereka di Suriah. Berikut adalah wanita-wanita yang telah mempermalukan pria yang memiliki tubuh yang sehat yang belum mampu mengangkat senjata melawan thoghut Suriah dan Amerika serta antek-antek mereka

http://www.youtube.com/watch?v=KHJNel5vOvo

http://www.youtube.com/watch?v=U2kcFWxNRHU

http://www.youtube.com/watch?v=IGgrXNK70-E

http://www.youtube.com/watch?v=r7lBbSYDxxI (Mujahidah fi kulli makan)

Wallahul Musta'an

Al-Faqir Abu Asybal Usamah

Baca Selengkapnya ....

Sujud Tilawah dan Ayat Sajdah

Posted by DIAZ Saturday, September 21, 2013 0 comments

BIASANYA pada mushaf yang kita miliki, ada lambang berbentuk kubah atau symbol tertentu diakhir sebuah ayat. Itulah penanda ayat sajadah, ayat-ayat tertentu dalam Al Qur’an, dan bila dibaca maupun orang yang mendengarnya disunnahkan untuk melakukan sujud tilawah.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika anak Adam membaca ayat sajadah, lalu dia sujud, maka setan akan menjauhinya sambil menangis. Setan pun akan berkata-kata: “Celaka aku. Anak Adam disuruh sujud, dia pun bersujud, maka baginya surga. Sedangkan aku sendiri diperintahkan untuk sujud, namun aku enggan, sehingga aku pantas mendapatkan neraka.” (HR. Muslim no. 81)
Bacaan Ketika Sujud Tilawah
Bacaan ketika sujud tilawah sama seperti bacaan sujud ketika shalat. Ada beberapa bacaan yang bisa kita baca ketika sujud di antaranya:
  1. Dari Hudzaifah, beliau menceritakan tata cara shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ketika sujud beliau membaca: “Subhaana robbiyal a’laa”. Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi. (HR. Muslim no. 772).
  2. Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a ketika ruku’ dan sujud:“Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy.” Artinya: Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku. (HR. Bukhari no. 817 dan Muslim no. 484).
  3. Dari ‘Ali bin Abi Tholib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sujud membaca: “Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”. Artinya: Ya Allah, kepada-Mu lah aku bersujud, karena-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta. (HR. Muslim no. 771).
Di Mana Sajakah Ayat Sajadah?
Ayat-ayat sajadah ada pada beberapa tempat, antara lain:
1.  Surat Al A’rof ayat 206
2.  Surat Ar Ro’du ayat 15
3.  Surat An Nahl ayat 49-50
4.  Surat Al Isro’ ayat 107-109
5.  Surat Maryam ayat 58
6.  Surat Al Hajj ayat 18
7.  Surat Al Furqon ayat 60
8.  Surat An Naml ayat 25-26
9.  Surat As Sajdah ayat 15
10. Surat Fushilat ayat 38
11. Surat Shaad ayat 24
12. Surat An Najm ayat 62
13. Surat Al Insyiqaq ayat 20-21
14. Surat Al ‘Alaq ayat 19
15. Surat Al-Hajj ayat 77
Namun para ulama berselisih pendapat apakah surat Shaad ayat 24, surat An Najm ayat 62, surat Al Insyiqaq ayat 20-21, surat Al ‘Alaq ayat 19, dan surat Al-Hajj ayat 77 termasuk ayat sajadah atau bukan.  [sumber: alquran alhadis/majelisilmu]

Baca Selengkapnya ....
Tutorial SEO dan Blog support Cikaha Fashion Store - Original design by Weeldan | Copyright of Blogging Yuuk!!.

Followers